Imbauan BMKG untuk Nelayan Sumenep: Pantau Informasi Cuaca Sebelum Berlayar Ke Kepulauan

- Penulis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Memasuki Kemarau, BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Sumenep

Memasuki Kemarau, BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Sumenep

BERITAKU, Sumenep — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Senin (20/8/2026) didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Suhu udara berkisar antara 25 hingga 30 derajat Celsius dengan kelembapan udara yang relatif nyaman untuk aktivitas warga.

Meski cuaca di daratan tergolong kondusif, BMKG memberikan perhatian khusus pada kawasan perairan dan jalur pelayaran antarpulau di Sumenep. Angin di perairan dilaporkan bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan mencapai 10 hingga 25 kilometer per jam.

Baca Juga  Membangun Generasi Cerdas Digital, Polresta Sumenep Gelar Edukasi Etika AI di MAN Sumenep

Memasuki puncak musim kemarau di awal Agustus, menguatnya angin timuran memicu potensi peningkatan tinggi gelombang laut. Oleh karena itu, nakhoda kapal penyeberangan, nelayan, dan operator transportasi laut diminta tidak memaksakan diri berlayar jika cuaca memburuk serta selalu memastikan kelengkapan alat keselamatan.

“Kami selalu memantau informasi cuaca dari BMKG sebelum melaut agar perjalanan lebih aman dan hasil tangkapan tetap maksimal,” ungkap Ahmad Fauzi, salah seorang nelayan asal Kecamatan Kalianget.

BMKG mengimbau seluruh pengguna jasa transportasi laut dan masyarakat pesisir di Kabupaten Sumenep untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca dan gelombang laut secara berkala demi menjamin keselamatan berlayar.

Baca Juga  Peringati Hari Tani Nasional, DKPP Sumenep Dorong Modernisasi Alsintan dan Penguatan SDM Petani
Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel beritaku.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Orang Datang Berobat Bukan Untuk Mati!” Zamrud Khan Desak RS BHC Buka Rekam Medis Firman
Terlibat Kasus Sabu 1,75 Gram, Dua Oknum Kades di Sumenep Ditangkap Satresnarkoba Polresta Sumenep
Dinkes P2KB Sumenep Buka Suara Soal Kasus RS BHC: Kami Lakukan Monitoring Seluruh Faskes
Tanggapi Kematian Pasien Lenteng Timur, Oknum Pegawai RS BHC Sebut “Sudah Nyampek Ajalnya”
Jatuh di Air Terjun Robo Harau, Korban Asal Padang Pariaman Ditemukan Meninggal Dunia
Gelapkan Dana Umrah Rp400 Juta Milik 10 Jemaah, Satreskrim Polresta Sumenep Tangkap Pria Asal Batuan
Gugur Terjebak Api Bromo, Korban Jiwa Karhutla Sukapura Bertambah Jadi 4 Orang
Tragedi Karhutla Bromo: 3 Orang Gugur Terjebak Api di Bukit Kembang Sukapura

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:05 WIB

“Orang Datang Berobat Bukan Untuk Mati!” Zamrud Khan Desak RS BHC Buka Rekam Medis Firman

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Terlibat Kasus Sabu 1,75 Gram, Dua Oknum Kades di Sumenep Ditangkap Satresnarkoba Polresta Sumenep

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Buka Suara Soal Kasus RS BHC: Kami Lakukan Monitoring Seluruh Faskes

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Tanggapi Kematian Pasien Lenteng Timur, Oknum Pegawai RS BHC Sebut “Sudah Nyampek Ajalnya”

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Jatuh di Air Terjun Robo Harau, Korban Asal Padang Pariaman Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terbaru