BMKG Peringatkan Kualitas Udara Palembang Masuk Kategori Sangat Berbahaya Akibat Pekatnya Kabut Asap

- Penulis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kondisi lalu lintas di jalan protokol Kota Palembang yang diselimuti kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), membatasi jarak pandang pengguna jalan.

Foto: Kondisi lalu lintas di jalan protokol Kota Palembang yang diselimuti kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), membatasi jarak pandang pengguna jalan.

BERITAKU, Palembang — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini terkait kualitas udara di Kota Palembang, Sumatera Selatan, yang sudah menembus level sangat berbahaya (kategori hitam) akibat kepungan kabut asap pekat.

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel, Wandayantolis, menjelaskan bahwa berdasarkan pantauan sensor partikulat Stasiun PM2.5 Musi 2 Palembang, pencemaran udara mengalami lonjakan ekstrem yang berisiko tinggi terhadap kesehatan masyarakat.

Data BMKG mencatat konsentrasi partikulat halus (PM_{2.5}) di Stasiun Musi 2 Palembang mencapai puncaknya hingga 903,6 mikrogram per meter kubik (\mu g/m^3). Angka tersebut berada jauh di atas ambang batas aman dan menguatkan status udara dalam zona bahaya utama.

“Berdasarkan pantauan Stasiun PM2.5 Musi 2 Palembang, kualitas udara hingga pagi hari ini masuk kategori hitam atau sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat. Pengukuran menggunakan metode penyinaran sinar beta (beta attenuation monitoring),” terang Wandayantolis.

Ancaman Partikel Mikro PM_{2.5} Bagi Kesehatan

Baca Juga  Perkuat Daya Saing UMKM Sumenep, UMSURA Gelar FGD Quadruple Helix Dorong Ekosistem Smart Digital

BMKG memaparkan bahwa Particulate Matter (PM_{2.5}) merupakan partikel udara mikroskopis yang berukuran 2,5 mikrometer atau lebih kecil. Karena ukurannya yang sangat halus, partikel ini dapat dengan mudah menembus benteng pernapasan dan masuk hingga ke paru-paru serta aliran darah.

Baca Juga  Tipu Ratusan Member Hingga Putaran Uang Rp71 Miliar, Owner Arisan Online Fiktif Diringkus Ditressiber Polda Jatim

Paparan udara kategori berbahaya ini berpotensi memicu berbagai gangguan kesehatan akut, seperti:

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan iritasi mata/tenggorokan.

Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) serta eksaserbasi serangan asma.

Penurunan Fungsi Paru pada anak-anak, lansia, dan kelompok rentan.

Imbauan Keselamatan dan Kesiapsiagaan Publik

Baca Juga  Satu Pekan Lebih, Satresnarkoba Polresta Sumenep Gulung 7 Tersangka Narkoba dan Sita 5,5 Gram Sabu

Menyikapi buruknya kondisi udara, BMKG dan otoritas kesehatan mengimbau warga Palembang untuk memperketat protokol kesehatan mandiri:

Gunakan Masker Standar (Minimal N95/KN95): Saat beraktivitas darurat di luar ruangan.

Kurangi Aktivitas Luar Ruangan: Terutama bagi anak-anak, ibu hamil, dan lansia.

Penyaring Udara Mandiri: Menutup ventilasi saat kabut pekat serta mengoperasikan air purifier di dalam rumah.

Waspada Jarak Pandang (Visibility): Para pengguna jalan diimbau menyalakan lampu utama dan menjaga jarak aman berkendara.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel beritaku.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pamerkan Panel Surya Hingga Bumbu Haji di ICE BSD, Produk Tangsel Curi Perhatian Pembeli Internasional
Antrean BBM di Bali Belum Surut, DPRD Desak Dirut Pertamina Simon Aloysius Mundur
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Bencana BNPB, Termasuk Adik Kepala BNPB Bima Setyawan
Hari Jadi ke-81 Jatim, Perhutani KPH Madura dan Kodim 0827/Sumenep Perkuat Sinergi Pengamanan Hutan
Bawa Nostalgia Rasa Rumah, Sae Rassa Restaurant MYZE Hotel Sumenep Luncurkan Promo “A Taste of Home”
Gerebek ‘Kampung Narkoba’ Di Jalan Kunti Surabaya, Polda Jatim dan BNN Amankan Belasan Orang
Batas Akhir 15 Oktober 2026, DPMPTSP Sumenep Buka Layanan Pendampingan LKPM Triwulan III via OSS
Realisasi Investasi Tembus Rp197 Miliar, DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM Triwulan III

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Pamerkan Panel Surya Hingga Bumbu Haji di ICE BSD, Produk Tangsel Curi Perhatian Pembeli Internasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Antrean BBM di Bali Belum Surut, DPRD Desak Dirut Pertamina Simon Aloysius Mundur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:48 WIB

KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Bencana BNPB, Termasuk Adik Kepala BNPB Bima Setyawan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Hari Jadi ke-81 Jatim, Perhutani KPH Madura dan Kodim 0827/Sumenep Perkuat Sinergi Pengamanan Hutan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Bawa Nostalgia Rasa Rumah, Sae Rassa Restaurant MYZE Hotel Sumenep Luncurkan Promo “A Taste of Home”

Berita Terbaru