BERITAKU, Sumenep — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terus bergerak aktif mendorong peningkatan realisasi investasi daerah.
Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek), pembinaan, serta pendampingan penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Triwulan III Tahun 2026 yang digelar selama dua hari, 7–8 Oktober 2026, di Aula Kantor DPMPTSP Sumenep.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Sumenep, Heru Santoso, S.STP., M.H., menegaskan bahwa pelaporan LKPM secara tertib dan akurat merupakan instrumen vital dalam mengukur serta menyusun kebijakan investasi daerah secara presisi.
“Bimtek ini kami laksanakan untuk memberikan pembinaan dan pendampingan kepada pelaku usaha agar pelaporan LKPM Triwulan III dilakukan tepat, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan data yang akurat dan tepat waktu, pemerintah dapat mengambil kebijakan yang lebih tepat,” ujar Heru Santoso.
Upaya penguatan iklim investasi di Kabupaten Sumenep menunjukkan tren positif. Berdasarkan data DPMPTSP, akumulasi realisasi investasi hingga Triwulan II 2026 telah menembus angka Rp197,425 miliar, yang terdiri dari:
Triwulan I 2026: Rp42,687 miliar
Triwulan II 2026: Rp154,738 miliar
Capaian Triwulan II sebesar Rp154,738 miliar tersebut melampaui target yang ditetapkan, yakni mencapai 137,5 persen dari target Rp112,5 miliar (surplus Rp42,238 miliar).
“Realisasi LKPM Triwulan II mencapai Rp154,738 miliar atau 137,5 persen dari target Rp112,5 miliar. Capaian ini menjadi modal penting untuk terus mengejar target investasi Sumenep,” jelas Heru.
Guna memenuhi target total realisasi investasi sebesar Rp450 miliar hingga akhir tahun 2026, Pemkab Sumenep menetapkan target realisasi sebesar Rp112,5 miliar pada Triwulan III ini.
Pendampingan intensif kepada para pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan angka kepatuhan (compliance rate) pelaporan modal, sehingga seluruh aktivitas penanaman modal riil di lapangan dapat terekam secara komprehensif.
“Kami berharap melalui Bimtek, pembinaan, dan pendampingan ini, target realisasi LKPM Triwulan III sebesar Rp112,5 miliar dapat tercapai dan tren positif investasi Sumenep terus berlanjut hingga akhir 2026,” pungkas Heru Santoso.













Komentar