x

Perkuat Daya Saing UMKM Sumenep, UMSURA Gelar FGD Quadruple Helix Dorong Ekosistem Smart Digital

waktu baca 2 menit
Sabtu, 29 Agu 2026 13:12 11 Beritaku

BERITAKU, Sumenep — Tim Peneliti Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Kolaborasi Quadruple Helix dan Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Penguatan Daya Saing UMKM Madura”. Forum ini mempertemukan akademisi, pemerintah daerah, legislatif, dan pelaku usaha guna merumuskan strategi penguatan ekonomi berbasis digital.

Riset awal terhadap 200 pelaku UMKM di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, menunjukkan bahwa meski adopsi teknologi dasar seperti media sosial dan pembayaran QRIS telah berjalan, pemanfaatannya untuk optimalisasi bisnis masih tergolong rendah.

Dalam sudut pandang akademisi, Dr. Dina Novita, S.E., M.M. dan Alfin Arifin mengidentifikasi adanya capability gap pada pemasaran konten, pengelolaan toko digital, hingga pembukuan keuangan. UMSURA berkomitmen menghadirkan pendampingan berkelanjutan serta merancang platform Smart Digital berbasis kearifan lokal.

Dari sisi pemerintah daerah, Kepala DKUPP Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli, menyambut baik sinergi riset terapan ini untuk melengkapi upaya perluasan legalitas dan ekosistem digital.

“Sinergi dengan akademisi dan pemanfaatan riset terapan sangat krusial agar program pelatihan pemerintah tidak berhenti sebatas seremonial, melainkan mampu mengonversi adopsi teknologi menjadi peningkatan omzet riil dan daya saing daerah,” tegas Moh. Ramli.

DPRD Kabupaten Sumenep yang diwakili oleh Ahmad Juhairi dan Hairul Anwar turut menegaskan komitmen legislatif dalam mengawal regulasi—termasuk pengawasan Perda Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Pasar Rakyat—serta memastikan alokasi anggaran yang berpihak pada proteksi UMKM kelompok rentan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x