Dua Periode Tak Tersentuh Perbaikan, Pemdes Padike Dinilai Diskriminatif Alokasikan Dana Desa

- Penulis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Rusak Parah di Desa Padike: Warga Tuding Pemdes Dianaktirikan, Siapkan Aksi Protes

Jalan Rusak Parah di Desa Padike: Warga Tuding Pemdes Dianaktirikan, Siapkan Aksi Protes

BERITAKU, Sumenep — Gelombang kekecewaan melanda warga Dusun Jati Laok, Desa Padike, Kecamatan Talango. Akses jalan utama yang menjadi sarana vital perekonomian dan pendidikan warga dibiarkan rusak parah selama dua periode kepemimpinan Kepala Desa Padike, Hj. Safa Atun Nuriyah (H. Nunung).

Kondisi infrastruktur yang terbengkalai tersebut memicu dugaan diskriminasi dalam pengalokasikan anggaran pembangunan desa. Warga menyoroti ruas jalan di dusun lain yang dilaporkan telah mendapatkan pengaspalan hingga dua kali, sementara akses di Dusun Jati Laok tak kunjung tersentuh perbaikan meskipun desa mengelola kucuran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) bernilai miliaran rupiah setiap tahunnya.

“Kami merasa dianaktirikan. Sudah dua periode kepemimpinan Kades Padike, jalan di tempat kami dibiarkan rusak. Padahal ini akses vital sehari-hari untuk angkut hasil tani dan anak-anak sekolah,” ungkap seorang warga setempat berinisial IF, Kamis (20/8/2026).

Kecurigaan warga kian menguat lantaran petugas desa kerap turun ke lapangan untuk mengukur jalan tanpa ada realisasi pembangunan fisik secara nyata.
Merasa diabaikan, warga Dusun Jati Laok melayangkan ultimatum keras kepada Pemdes Padike untuk memprioritaskan perbaikan jalan pada tahun anggaran berjalan. Jika desakan tersebut kembali diacuhkan, warga menegaskan siap menggelar aksi protes dengan menanam pohon dan mempersempit bahu jalan.

Baca Juga  Tak Kapok Masuk Penjara! Residivis Narkoba di Nonggunong Kembali Diciduk Polisi di Jalan Desa

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Padike maupun Kades H. Nunung belum memberikan konfirmasi atau keterangan resmi terkait tuduhan diskriminasi anggaran dan tuntutan warga tersebut.

Baca Juga  Respon Cepat Laporan Warga, Polresta Sumenep Ringkus Pelaku Begal Payudara/Pelecehan Seksual di Desa Gung - Gung
Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel beritaku.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditinggal di Atas Kursi Rusak Pinggir Jalan, Bayi Laki-Laki Ditemukan Warga Prenduan Sumenep
Sepekan Misteri Kematian Firman: Manajemen RS BHC dan Kadinkes Sumenep Sama-Sama Ke Luar Kota!
Sentuh Warga Kepulauan Sumenep, Said Abdullah Kucurkan Bantuan Rp23 Juta Bedah Rumah di Raas!
Soroti Kematian Pasien Firman, Zamrud Khan: Status BPJS Tidak Boleh Kurangi Kualitas Layanan Medis RS BHC
Paris Mencekam! Demo Kenaikan Biaya Hidup Meletus Jadi Kerusuhan Hebat, 1.200 Orang Diangkut Polisi
Tak Kapok Masuk Penjara! Residivis Narkoba di Nonggunong Kembali Diciduk Polisi di Jalan Desa
Ribuan Warga Sumenep Memadati JJS Hari Parlemen, Kehadiran Anggota Dewan Justru Dipertanyakan
“Orang Datang Berobat Bukan Untuk Mati!” Zamrud Khan Desak RS BHC Buka Rekam Medis Firman

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Ditinggal di Atas Kursi Rusak Pinggir Jalan, Bayi Laki-Laki Ditemukan Warga Prenduan Sumenep

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Sepekan Misteri Kematian Firman: Manajemen RS BHC dan Kadinkes Sumenep Sama-Sama Ke Luar Kota!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:40 WIB

Sentuh Warga Kepulauan Sumenep, Said Abdullah Kucurkan Bantuan Rp23 Juta Bedah Rumah di Raas!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Soroti Kematian Pasien Firman, Zamrud Khan: Status BPJS Tidak Boleh Kurangi Kualitas Layanan Medis RS BHC

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Paris Mencekam! Demo Kenaikan Biaya Hidup Meletus Jadi Kerusuhan Hebat, 1.200 Orang Diangkut Polisi

Berita Terbaru