x

Jaga Stabilitas Harga, Bos HM Target Beli 1.000 Ton Tembakau Petani Madura di Musim Panen 2026

waktu baca 2 menit
Kamis, 20 Agu 2026 12:51 5 Beritaku

BERITAKU, Sumenep — Memasuki musim panen tembakau 2026, pengusaha rokok lokal Sumenep, H. Mukmin alias Bos HM, resmi memulai pembelian perdana tembakau di Gudang Daramista, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Kamis (20/8/2026).

Pada musim panen tahun ini, Bos HM menargetkan penyerapan hingga 1.000 ton tembakau dari para petani di seluruh wilayah Madura. Langkah penyerapan besar-besaran ini diambil sebagai alternatif pasar sekaligus upaya menjaga harga tembakau tetap stabil di tengah belum bukanya pembelian dari pabrikan rokok nasional.

“Rencana kita beli seribu ton. Pembelian ini menggunakan sistem konsorsium modal bersama. Cakupan kita bukan hanya Sumenep, tapi seluruh Tembakau Madura, termasuk dari Sampang,” ujar Haji Mukmin di lokasi gudang.

Untuk kisaran harga, Bos HM menetapkan tarif berbasis kualitas dan lokasi tanam:
Tembakau Sawah: Dipatok mulai Rp50.000 hingga Rp60.000 per kilogram.
Tembakau Gunung & Tegal Gunung: Dipatok mulai Rp60.000 hingga Rp72.000 per kilogram.

Di sisi lain, Bos HM mengimbau keras agar petani dan penebas tidak terburu-buru memetik tembakau yang masih muda hanya demi mengejar penjualan awal. Menurutnya, pemetikan dini sangat merugikan petani karena mengurangi bobot serta merusak kualitas daun.

Ia juga berharap perusahaan rokok skala besar seperti PT Djarum, Gudang Garam, dan PT HM Sampoerna Tbk. bisa segera membuka gudang pembelian agar seluruh hasil panen petani Madura terserap secara maksimal.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x