Siswa Berulang Kali Keracunan MBG, Mendagri Kembali Dorong Satgas Pengawas

Tingkatkan Fungsi Pengawasan dan Pengaduan Buntut Kasus di Bogor, Kepala BGN Sudaryono Sebut Satgas Periksa Kelayakan Dapur Berdasarkan 14 Indikator.

- Penulis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Mendagri Tito Karnavian mendorong pemerintah daerah membentuk Satgas MBG untuk memperkuat pengawasan dapur dan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.

Foto : Mendagri Tito Karnavian mendorong pemerintah daerah membentuk Satgas MBG untuk memperkuat pengawasan dapur dan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.

BERITAKU, Jakarta — Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kembali mendorong pembentukan Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah, terutama bagi wilayah yang belum membentuknya, pada Rabu, 28 Oktober 2026.

“Untuk memastikan fungsi pengawasan dan fungsi customer service atau pengaduan itu prima,” ujar Kepala BGN Sudaryono saat menjelaskan tujuan penguatan pengawasan program MBG.

Tito memberikan waktu satu minggu kepada pemerintah daerah yang belum membentuk Satgas MBG. Satuan tugas tersebut diharapkan memperkuat pengawasan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca Juga  Modus Titip Paket Antar Pulau Terbongkar! Polsek Kangean Ringkus Pengirim Sabu Menuju Kangayan

Satgas juga diminta memeriksa kelayakan dapur berdasarkan 14 indikator yang disiapkan Badan Gizi Nasional (BGN). Hasil pemeriksaan menjadi dasar penentuan kelayakan operasional dapur.

Usulan Satgas Pengawas MBG Kembali Mengemuka

Dorongan tersebut muncul di tengah berulangnya kasus dugaan gangguan kesehatan setelah siswa mengonsumsi makanan MBG, termasuk kejadian di Dramaga, Kabupaten Bogor.

Namun, pembentukan Satgas sebenarnya telah diatur melalui Surat Edaran Mendagri Nomor 400.5.7/4072/SJ yang berlaku sejak 25 Juli 2025.

Baca Juga  Banggakan Pengusaha Lokal, Bupati Achmad Fauzi Kunjungi Stan DRT Exclusive di Madura Culture 2026

Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pelaksanaan aturan tersebut. Pemerintah perlu menjelaskan apakah Satgas yang sudah terbentuk rutin memeriksa dapur dan menindaklanjuti pelanggaran.

Dalam kasus Dramaga, ratusan siswa dilaporkan mengalami keluhan setelah mengonsumsi menu MBG. BGN menyebut operasional SPPG terkait dihentikan sementara untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pengawasan Tidak Cukup dengan Membentuk Satgas

Keberadaan Satgas tidak otomatis menjamin keamanan makanan apabila inspeksi, evaluasi, dan tindak lanjut pelanggaran tidak berjalan secara konsisten.

Baca Juga  Minim Lapangan Kerja Tak Surutkan Langkah, Pria Asal Sumenep ini Mandiri Lewat Bisnis Ban Bekas

Pemerintah juga perlu memperjelas pembagian tanggung jawab antara BGN dan pemerintah daerah agar tidak muncul celah pengawasan terhadap penyedia makanan.

Selain itu, hasil pemeriksaan dapur dan tindak lanjut terhadap pelanggaran perlu disampaikan secara transparan kepada masyarakat. Langkah ini penting agar pengawasan bisa dievaluasi secara terbuka.

Tanpa evaluasi terhadap Satgas yang sudah ada, pembentukan atau penguatan satuan tugas berisiko menjadi respons administratif setiap kali kasus dugaan keracunan muncul.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel beritaku.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Instruksi Bupati Fauzi Diabaikan, Dinkes P2KB Sumenep Belum Juga Periksa Kasus Kematian Dani di RS BHC
Bongkar Pabrik Sabu 1,2 Ton di Aceh, Petinggi Narkotika China Temui Kapolri di Mabes Polri!
Koneksikan Destinasi Wisata Hingga Pelabuhan, Pemkab Sumenep Rancang Terobosan ‘Sumenep Connect’!
Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolresta Sumenep Ajak Personel Teladani Semangat Patriotisme
Karpet Merah untuk Media Lain, Wartawan Pengawal Kasus Dani Malah Dihalangi Satpam RS BHC!
Dukung Operasi Patuh Semeru 2026, Polresta Sumenep Perketat Kedisiplinan Personel Lewat Gaktibplin
Hampir Dua Pekan Kasus Dani Bergulir, Janji Investigasi Dinkes P2KB Sumenep Masih Menggantung
Turun Langsung ke SPBU Gedungan! Kapolresta Sumenep Peringatkan Pelaku Penyelewengan BBM

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Siswa Berulang Kali Keracunan MBG, Mendagri Kembali Dorong Satgas Pengawas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Instruksi Bupati Fauzi Diabaikan, Dinkes P2KB Sumenep Belum Juga Periksa Kasus Kematian Dani di RS BHC

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Bongkar Pabrik Sabu 1,2 Ton di Aceh, Petinggi Narkotika China Temui Kapolri di Mabes Polri!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Koneksikan Destinasi Wisata Hingga Pelabuhan, Pemkab Sumenep Rancang Terobosan ‘Sumenep Connect’!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Kapolresta Sumenep Ajak Personel Teladani Semangat Patriotisme

Berita Terbaru