BERITAKU, Sumenep – Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Wiraraja (BEM KM Unija) resmi memulai rangkaian agenda tahunan bergengsi melalui Opening Ceremony Festival Mahasiswa Universitas Wiraraja (Festmaraja) 2026 pada Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung semarak tersebut dipusatkan di Aula Kodim 0827/Sumenep. Acara dibuka langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0827/Sumenep, Citra Persada, serta dihadiri jajaran pengurus BEM KM Unija, perwakilan organisasi mahasiswa (ormawa), dan ratusan mahasiswa Universitas Wiraraja.
Pembukaan ini menjadi penanda dimulainya berbagai agenda kemahasiswaan yang berorientasi pada pengembangan kreativitas, penalaran intelektual, serta pelestarian nilai-nilai kebudayaan lokal Sumenep.
Festmaraja 2026 difungsikan sebagai ruang aktualisasi diri bagi para mahasiswa untuk mengasah potensi bakat sekaligus memperkuat kontribusi akademik di tengah dinamika masyarakat.
Dalam sambutannya, Dandim 0827/Sumenep, Citra Persada, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif dan terselenggaranya Festmaraja 2026. Ia menilai forum kemahasiswaan seperti ini sangat krusial dalam melahirkan gagasan-gagasan akademis yang segar demi kemajuan kebudayaan daerah serta kepentingan publik yang lebih luas.
Di sisi lain, Presiden Mahasiswa Universitas Wiraraja, Moh. Ibnu Al-Jazary, menegaskan bahwa Festmaraja merupakan bukti nyata komitmen mahasiswa Unija untuk merawat akar kebudayaan sekaligus menggerakkan peradaban ke arah yang lebih maju.
“Mahasiswa harus berakar pada budaya dan bergerak membangun peradaban. Kita tidak boleh tercerabut dari identitas dan sejarah sendiri, tetapi juga tidak boleh berhenti pada romantisme masa lalu. Kebudayaan harus menjadi pijakan untuk melahirkan pemikiran kritis, keberanian berinovasi, dan perubahan yang bermakna bagi masyarakat,” tegasnya penuh semangat.
Ibnu menambahkan bahwa mahasiswa memikul tanggung jawab moral untuk menjembatani warisan tradisi dengan tantangan zaman modern melalui gerakan intelektual, daya cipta, serta aksi nyata bagi pembangunan daerah.
Dengan mengusung tema “Berakar pada Budaya, Bergerak Membangun Peradaban”, BEM KM Unija berkomitmen menghadirkan ruang kolaborasi inklusif yang tidak hanya merayakan karya mahasiswa, tetapi juga merawat identitas kearifan lokal Sumenep.
Rangkaian Festmaraja 2026 ini akan diwarnai beragam kegiatan menarik dalam beberapa hari ke depan, mulai dari diskusi kebudayaan, ajang lomba kreativitas, hingga panggung ekspresi seni mahasiswa.














Komentar