

Gandeng Jejaring Bibit Samad Rianto, Naghfir’s Institute Perkuat GMPK Sumenep BERITAKU, Sumenep — Komitmen memperkuat gerakan pemberantasan korupsi di tingkat daerah terus digaungkan oleh Naghfir’s Institute. Lembaga ini menegaskan tekadnya untuk menjadikan Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Kabupaten Sumenep sebagai kekuatan masyarakat sipil yang aktif mengawal transparansi, akuntabilitas, serta tata kelola pemerintahan yang bersih.

Kehadiran GMPK di Sumenep membawa nilai historis tersendiri. Organisasi ini berafiliasi dengan gerakan antikorupsi nasional yang dipelopori oleh Bibit Samad Rianto, tokoh legendaris dalam momentum bersejarah “Cicak versus Buaya”.
Direktur Naghfir’s Institute, Dr. Naghfir, menegaskan bahwa penyiapan dan penguatan GMPK Sumenep dirancang sebagai gerakan moral yang independen demi membela kepentingan rakyat.
“Kami ingin GMPK Sumenep menjadi rumah besar bagi masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pemberantasan korupsi. Gerakan ini harus menjadi energi kolektif untuk menjaga integritas dan mengawal kepentingan publik,” ujar Dr. Naghfir, Jumat (31/7/2026).
Dalam struktur organisasi, aktivis asal Malang, Imam Bukhori, resmi dipercaya untuk memimpin GMPK Kabupaten Sumenep. Ia diharapkan mampu mengonsolidasikan berbagai elemen masyarakat sipil untuk memperketat pengawasan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
Dr. Naghfir optimistis keberanian masyarakat dalam melakukan pengawasan akan mempersempit ruang gerak praktik korupsi. Ia pun mengajak akademisi, pemuda, hingga tokoh masyarakat di Sumenep untuk bersatu padu membangun budaya kejujuran dan transparansi di daerah.

Tidak ada komentar