

Nelayan Dungkek Waspada! Kayu Gelondongan Ukuran Besar Berhamburan di Sepanjang Pantai BERITAKU, Sumenep — Warga di sepanjang pesisir Pantai Perbatasan Desa Dungkek dan Desa Bicabbi, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, digegerkan dengan ditemukannya tumpukan kayu gelondongan jenis Ulin yang tersebar di area pantai pada Sabtu (19/9/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh Kepala Desa Bicabbi, H. Faraid, kepada Kanit Reskrim Polsek Dungkek Aipda Moh. Wahyu Hidayat. Menindaklanjuti laporan warga, personel Polsek Dungkek yang dipimpin Kanit Reskrim beserta anggota SPKT langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan TKP.
Berdasarkan koordinasi bersama pihak Basarnas, kayu-kayu berukuran besar tersebut berasal dari sebuah kapal pengangkut kayu milik PT Utama Damai Indah Timber rute Kalimantan menuju Probolinggo (penerima PT Kutai Timber Indonesia). Kapal tersebut dikabarkan mengalami miring di tengah laut sehingga sebagian besar muatan kayunya jatuh dan terbawa arus hingga terdampar di pesisir Dungkek.
Kapolsek Dungkek, AKP Akhmad Gandi, S.H., mengonfirmasi bahwa akibat ukuran kayu yang sangat besar serta kondisi medan di malam hari, evakuasi kayu belum bisa dilaksanakan secara maksimal.

“Warga pesisir dan para pemilik perahu diimbau untuk tetap bersiaga dan waspada, mengingat keberadaan kayu gelondongan yang mengapung di pantai berpotensi menabrak perahu-perahu nelayan yang bersandar,” tegas AKP Akhmad Gandi.
Pihak Polsek Dungkek telah melaporkan kejadian ini ke Polresta Sumenep dan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan serta pengamanan kayu-kayu tersebut agar tidak mengganggu aktivitas dan keselamatan pelayaran nelayan lokal.

Tidak ada komentar