Jasad Warga Giligenting yang Hilang Ditemukan Mengapung 400 Meter dari Pelabuhan

- Penulis

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polsek Giligenting Evakuasi Korban Tenggelam di Perairan Aenganyar, Keluarga Terima Sebagai Musibah

Polsek Giligenting Evakuasi Korban Tenggelam di Perairan Aenganyar, Keluarga Terima Sebagai Musibah

BERITAKU, Sumenep — Korban tenggelam yang sempat dilaporkan hilang di perairan Pelabuhan Desa Aenganyar, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, akhirnya berhasil ditemukan pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 11.25 WIB.

Korban berinisial M (35), seorang warga Dusun Manding, Desa Aenganyar, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Jasad korban terpantau mengapung di laut, berjarak sekitar 400 meter di sebelah barat Pelabuhan Desa Aenganyar.

Baca Juga  Vonis Hakim PN Sumenep Lampaui Tuntutan JPU, LBH Achmad Madani Putra Fokus Kawal Pemulihan Korban

Peristiwa penemuan ini berawal saat seorang nelayan lokal bernama Marhadi (50) sedang memancing bersama dua rekannya, Dandi (25) dan Ramsi (35). Mengetahui adanya jasad mengapung, Marhadi meminta rekannya menjaga lokasi sembari ia menepi ke daratan untuk melapor kepada keluarga dan Polsek Giligenting.

Baca Juga  2 Pria Lenteng Timur Di Ciduk Satresnarkoba Polresta Sumenep

Petugas kepolisian bersama warga dan pihak keluarga segera mengevakuasi jenazah menuju rumah duka. Setelah proses identifikasi usai, jenazah diserahkan ke rumah orang tuanya di Dusun Ragang, Desa Gedugan, untuk dilangsungkan proses pemakaman.

Pihak keluarga korban secara resmi membuat surat pernyataan menolak tindakan visum dan menerima musibah ini murni sebagai kecelakaan murni di laut.
Menanggapi insiden tersebut, pihak Polresta Sumenep mengimbau para nelayan dan masyarakat pesisir untuk senantiasa memperhatikan faktor cuaca serta memakai alat keselamatan saat beraktivitas di laut demi mencegah terjadinya musibah serupa.

Baca Juga  Usung Tema Keraton Sumenep, MEC 2026 Jadi Wadah Silaturahmi Bangsawan dan Tokoh Adat Se-Indonesia
Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel beritaku.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keluarga Korban Bongkar Fakta Baru: Klaim Damai RS BHC Sumenep Ternyata Mentah di Mata Orang Tua Dani!
Pastikan Arus Pagi Kondusif, Kapolresta Sumenep Cek Langsung Pengaturan Lalu Lintas di Simpang Tiga Arya Wiraraja
Pastikan BBM Subsidi Tepat Sasaran, Satreskrim Polresta Sumenep Cek Lapangan di Dua SPBU
Anggota Komisi IV H. Sami’oeddin Ikut Desak RS BHC Buka Suara Soal Kematian Dani
Sukses Hadirkan Layanan ‘Halo Kapolresta’, Kombes Ariek Indra Sentanu Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik
Wujudkan Transparansi Anggaran, Desa Ketawang Karay Ganding Sabet Predikat Desa Informatif pada KI Award 2026
Raih Juara 1 Pembayar BPHTB Terbesar di Sumenep, Siapa Sosok Dr. Naghfir?
Reaksi Mengejutkan Ketua DPRD Sumenep Soal Kasus BHC: “Nanti Saya Dimarahi Pak Said!”

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:35 WIB

Keluarga Korban Bongkar Fakta Baru: Klaim Damai RS BHC Sumenep Ternyata Mentah di Mata Orang Tua Dani!

Senin, 2 November 2026 - 15:41 WIB

Pastikan Arus Pagi Kondusif, Kapolresta Sumenep Cek Langsung Pengaturan Lalu Lintas di Simpang Tiga Arya Wiraraja

Minggu, 1 November 2026 - 20:56 WIB

Pastikan BBM Subsidi Tepat Sasaran, Satreskrim Polresta Sumenep Cek Lapangan di Dua SPBU

Minggu, 1 November 2026 - 19:36 WIB

Anggota Komisi IV H. Sami’oeddin Ikut Desak RS BHC Buka Suara Soal Kematian Dani

Minggu, 1 November 2026 - 18:39 WIB

Sukses Hadirkan Layanan ‘Halo Kapolresta’, Kombes Ariek Indra Sentanu Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik

Berita Terbaru