Gelar MCF 2026, Pemkab Sumenep Satukan Seni Budaya 12 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur

- Penulis

Selasa, 1 September 2026 - 11:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Unjuk Gigi Tarian Khas Daerah, 12 Kabupaten/Kota Meriahkan Madura Culture Fest 2026

Unjuk Gigi Tarian Khas Daerah, 12 Kabupaten/Kota Meriahkan Madura Culture Fest 2026

BERITAKU, Sumenep — Gelaran Madura Culture Fest (MCF) 2026 di GOR A. Yani Panglegur, Kabupaten Sumenep, menjadi panggung perjumpaan dan kolaborasi seni budaya lintas daerah di Jawa Timur.

Sebanyak 12 kabupaten/kota turut berpartisipasi menampilkan tarian dan kesenian khas wilayah masing-masing.

Pertunjukan budaya yang berlangsung meriah tersebut terbagi dalam dua hari pementasan. Pada hari pertama, panggung dibuka oleh tari khas Kabupaten Sumenep yakni Tari Sonar Mosem Nemor. Panggung kemudian diramaikan oleh penampilan seni unggulan dari Kabupaten Tuban, Kota Probolinggo, Kabupaten Bondowoso, Kota Blitar, Kabupaten Malang, hingga Kabupaten Pasuruan.

Kemeriahan berlanjut pada hari kedua dengan penampilan enam daerah lainnya, meliputi Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Situbondo, serta tiga kabupaten Madura lainnya yaitu Bangkalan, Sampang, dan Pamekasan.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan apresiasi yang tinggi atas partisipasi seluruh pemerintah daerah yang terlibat.

“Kehadiran kabupaten/kota menjadikan MCF 2026 sebagai ruang perjumpaan berbagai warna budaya Jawa Timur, mulai wilayah Madura, Tapal Kuda, hingga kawasan Jawa Timur lainnya. Kebersamaan ini menjadi kekuatan dalam menyukseskan festival budaya,” ungkap Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Kehadiran ragam kesenian ini tidak hanya menjadi hiburan publik, tetapi juga menjadi sarana diplomasi budaya untuk melestarikan serta memperkenalkan tradisi Nusantara kepada masyarakat luas secara berkelanjutan.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel beritaku.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Gelar ‘Jalan Sehat Politik’ Bertabur Hadiah Rp100 Juta
Gandeng Komisi Informasi, DPC PKDI Sumenep Susun Standar Layanan Informasi Publik Desa
GMNI dan BEM Sumenep Gelar Mimbar Rakyat di DPRD: Tolak Perubahan Nomenklatur dan Tuntut KeberpihakaYn Pengelolaan Migas
Jangkau Wilayah Kepulauan, Pemkab Sumenep Integrasikan SIMPUS ke Ekosistem SATUSEHAT
Mobilitas Tinggi dan Pernikahan Dini Jadi Tantangan Berat Penanganan Stunting di Sumenep
Pastikan Akurasi Program Kesehatan Kerja, DKP2KB Sumenep Validasi Data PJ Kesjaor dan UKK Puskesmas
Partisipasi Posyandu Tembus 95 Persen, Angka Stunting di Sumenep Turun Signifikan Menjadi 11,2 Persen
BNNK Sumenep Gandeng Diskominfo Bekali Relawan Antinarkoba Literasi Digital dan Public Speaking

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Gelar ‘Jalan Sehat Politik’ Bertabur Hadiah Rp100 Juta

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Gandeng Komisi Informasi, DPC PKDI Sumenep Susun Standar Layanan Informasi Publik Desa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:57 WIB

GMNI dan BEM Sumenep Gelar Mimbar Rakyat di DPRD: Tolak Perubahan Nomenklatur dan Tuntut KeberpihakaYn Pengelolaan Migas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Jangkau Wilayah Kepulauan, Pemkab Sumenep Integrasikan SIMPUS ke Ekosistem SATUSEHAT

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Mobilitas Tinggi dan Pernikahan Dini Jadi Tantangan Berat Penanganan Stunting di Sumenep

Berita Terbaru