Angin Segar! Insentif Rp1,5 Juta Bagi 5.050 Guru Nonsertifikasi di Sumenep Segera Cair

- Penulis

Jumat, 11 September 2026 - 17:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Data Rekening Tuntas di BPKAD, Insentif Ribuan Guru Nonsertifikasi Sumenep Tinggal Ditunggu

Data Rekening Tuntas di BPKAD, Insentif Ribuan Guru Nonsertifikasi Sumenep Tinggal Ditunggu

BERITAKU, Sumenep — Ribuan guru nonsertifikasi di Kabupaten Sumenep bakal tersenyum lebar. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memastikan dana bantuan insentif daerah bagi tenaga pendidik kini sudah memasuki tahap akhir menuju proses pencairan.

Pada tahun anggaran 2026 ini, Pemkab Sumenep mengalokasikan bantuan insentif bagi 5.050 guru nonsertifikasi, di mana masing-masing penerima bakal mengantongi dana sebesar Rp1,5 juta.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, Moh Iksan, mengungkapkan bahwa proses pemadanan dan pengolahan data rekening penerima yang bekerja sama dengan BPRS telah tuntas dikerjakan. Berkas administrasi tersebut kini resmi dilimpahkan ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sumenep untuk proses pencairan anggaran.

“Untuk insentif guru sudah kami proses. Nomor rekening yang disampaikan oleh BPRS sudah kita selesaikan dan langsung berproses di BPKAD. Kami upayakan secepatnya, mudah-mudahan ini menjadi oase bagi guru-guru nonsertifikasi,” tegas Moh Iksan, Jumat (11/9/2026).

Langkah ini sejalan dengan komitmen Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, yang terus mengawal kesejahteraan para pendidik sebagai garda terdepan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan moral anak bangsa di Ujung Timur Pulau Madura.

“Guru dan guru ngaji adalah pilar pendidikan karakter serta moral di tengah masyarakat. Kami berharap insentif ini memberikan manfaat nyata dan menjadi penyemangat untuk terus mengabdi meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumenep,” ungkap Bupati Achmad Fauzi.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel beritaku.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Gelar ‘Jalan Sehat Politik’ Bertabur Hadiah Rp100 Juta
Gandeng Komisi Informasi, DPC PKDI Sumenep Susun Standar Layanan Informasi Publik Desa
GMNI dan BEM Sumenep Gelar Mimbar Rakyat di DPRD: Tolak Perubahan Nomenklatur dan Tuntut KeberpihakaYn Pengelolaan Migas
Jangkau Wilayah Kepulauan, Pemkab Sumenep Integrasikan SIMPUS ke Ekosistem SATUSEHAT
Mobilitas Tinggi dan Pernikahan Dini Jadi Tantangan Berat Penanganan Stunting di Sumenep
Pastikan Akurasi Program Kesehatan Kerja, DKP2KB Sumenep Validasi Data PJ Kesjaor dan UKK Puskesmas
Partisipasi Posyandu Tembus 95 Persen, Angka Stunting di Sumenep Turun Signifikan Menjadi 11,2 Persen
BNNK Sumenep Gandeng Diskominfo Bekali Relawan Antinarkoba Literasi Digital dan Public Speaking

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Gelar ‘Jalan Sehat Politik’ Bertabur Hadiah Rp100 Juta

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Gandeng Komisi Informasi, DPC PKDI Sumenep Susun Standar Layanan Informasi Publik Desa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:57 WIB

GMNI dan BEM Sumenep Gelar Mimbar Rakyat di DPRD: Tolak Perubahan Nomenklatur dan Tuntut KeberpihakaYn Pengelolaan Migas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Jangkau Wilayah Kepulauan, Pemkab Sumenep Integrasikan SIMPUS ke Ekosistem SATUSEHAT

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Mobilitas Tinggi dan Pernikahan Dini Jadi Tantangan Berat Penanganan Stunting di Sumenep

Berita Terbaru