Dua Kali Abai Panggilan Penyidik, Tiga Tersangka Pencurian Kayu Pecaton Nonggunong Terancam Dijemput Paksa

- Penulis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polresta Sumenep Siapkan Opsi Penangkapan Paksa Terhadap Tiga Tersangka Aset Desa Nonggunong

Polresta Sumenep Siapkan Opsi Penangkapan Paksa Terhadap Tiga Tersangka Aset Desa Nonggunong

BERITAKU, Sumenep — Penyidikan kasus dugaan pencurian kayu pecaton di Desa Nonggunong, Kecamatan Nonggunong, Kabupaten Sumenep, kian memanas. Tiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka—yakni Risu, Haji Sira, dan Nur Faisel Jaya—kembali menunjukkan sikap tidak kooperatif di hadapan hukum.

Setelah mengabaikan panggilan pertama pada Kamis (20/8/2026), ketiga tersangka dilaporkan kembali mangkir dari panggilan kedua yang dijadwalkan penyidik Satreskrim Polresta Sumenep pada Senin (24/8/2026) tanpa memberikan konfirmasi atau alasan yang sah.

“Ketidakhadiran para tersangka tentu menghambat proses hukum yang sedang berjalan. Penyidik telah menjadwalkan surat panggilan kedua pada Senin (24/8/2026), namun pada panggilan kedua tersebut para tersangka juga mangkir. Jika ketiga tersangka terus mengabaikan panggilan kesatu dan kedua, pihak penyidik akan bertindak tegas dan menjemput paksa para tersangka tersebut,” terang Plt. Kasi Humas Polresta Sumenep, Ipda Ach. Putrawardana.

Ketidakpatuhan para tersangka memantik desakan kuat dari pihak pemerintah desa. Pj. Kepala Desa Nonggunong, Heri Normansyah, meminta kepolisian segera mengamankan ketiga pelaku demi menjaga kondusivitas warga, terlebih salah satu tersangka diketahui merupakan seorang residivis.

Perkara dugaan pencurian aset milik desa ini merupakan buntut dari laporan resmi perangkat Desa Nonggunong sejak Juni 2025 lalu, yang penanganannya kini ditangani penuh oleh Satreskrim Polresta Sumenep.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel beritaku.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Gelar ‘Jalan Sehat Politik’ Bertabur Hadiah Rp100 Juta
Gandeng Komisi Informasi, DPC PKDI Sumenep Susun Standar Layanan Informasi Publik Desa
GMNI dan BEM Sumenep Gelar Mimbar Rakyat di DPRD: Tolak Perubahan Nomenklatur dan Tuntut KeberpihakaYn Pengelolaan Migas
Jangkau Wilayah Kepulauan, Pemkab Sumenep Integrasikan SIMPUS ke Ekosistem SATUSEHAT
Mobilitas Tinggi dan Pernikahan Dini Jadi Tantangan Berat Penanganan Stunting di Sumenep
Pastikan Akurasi Program Kesehatan Kerja, DKP2KB Sumenep Validasi Data PJ Kesjaor dan UKK Puskesmas
Partisipasi Posyandu Tembus 95 Persen, Angka Stunting di Sumenep Turun Signifikan Menjadi 11,2 Persen
BNNK Sumenep Gandeng Diskominfo Bekali Relawan Antinarkoba Literasi Digital dan Public Speaking

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Gelar ‘Jalan Sehat Politik’ Bertabur Hadiah Rp100 Juta

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Gandeng Komisi Informasi, DPC PKDI Sumenep Susun Standar Layanan Informasi Publik Desa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:57 WIB

GMNI dan BEM Sumenep Gelar Mimbar Rakyat di DPRD: Tolak Perubahan Nomenklatur dan Tuntut KeberpihakaYn Pengelolaan Migas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Jangkau Wilayah Kepulauan, Pemkab Sumenep Integrasikan SIMPUS ke Ekosistem SATUSEHAT

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Mobilitas Tinggi dan Pernikahan Dini Jadi Tantangan Berat Penanganan Stunting di Sumenep

Berita Terbaru