Volume Bantuan Aspal Drum Pemprov Jatim ke Sumenep Disorot, Khofifah Sebut Sesuai Kebutuhan Daerah

- Penulis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Satu unit truk bermuatan puluhan drum aspal bantuan Gubernur Jawa Timur yang diserahkan secara simbolis saat kunjungan kerja di Pantai Slopeng, Kabupaten Sumenep.

Foto: Satu unit truk bermuatan puluhan drum aspal bantuan Gubernur Jawa Timur yang diserahkan secara simbolis saat kunjungan kerja di Pantai Slopeng, Kabupaten Sumenep.

BERITAKU, Sumenep — Penyaluran bantuan aspal drum dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk perbaikan jalan rusak di Kabupaten Sumenep menjadi sorotan publik. Volume bantuan yang hanya berkisar satu setengah truk dinilai perlu dibandingkan dengan besarnya kebutuhan penanganan jalan provinsi di lapangan.

Penyerahan bantuan material perbaikan jalan tersebut dilakukan secara simbolis saat Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menggelar kunjungan kerja di Pantai Slopeng, Kabupaten Sumenep, Rabu (14/10/2026).

Sejumlah pihak menilai jumlah tersebut belum menjawab ancaman titik kerusakan jalan provinsi yang tersebar di berbagai wilayah Sumenep. Lubang jalan yang tersebar berpotensi menghambat mobilitas warga, mengganggu laju logistik, serta meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga  Pastikan Akurasi Program Kesehatan Kerja, DKP2KB Sumenep Validasi Data PJ Kesjaor dan UKK Puskesmas

Menanggapi pertanyaan insan pers mengenai efektivitas dan ketersediaan kuota bantuan aspal tersebut, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa penyaluran telah disesuaikan dengan skema proporsional daerah.

“Laa ilaaha illallah, itu sesuai dengan kebutuhan, Pak. Kalau berkala mungkin tidak membutuhkan, saya banyak kabupaten di Jawa Timur,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa usai meninjau kegiatan Baksos di Slopeng, Rabu (14/10/2026).

Masyarakat Butuh Transparansi Data dan Kepastian Pemeliharaan Jalan

Baca Juga  Viral Video Adu Argumen di RS BHC Sumenep, Pihak Keluarga Tuding Ada Kelalaian Medis

Pernyataan Gubernur mengisyaratkan bahwa alokasi material didasarkan pada skala prioritas dan pembagian beban anggaran dengan 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Meski demikian, publik menilai perlu adanya rincian teknis mengenai pemanfaatan bantuan tersebut.

Hingga saat ini, belum ada penjelasan terperinci mengenai:

Dasar Penghitungan Volume: Penetapan besaran alokasi bantuan aspal drum untuk Sumenep.

Skala Prioritas Titik Perbaikan: Lokasi serta panjang ruas jalan provinsi yang akan ditangani.

Kategori Penanganan: Pemisahan antara penambalan darurat (patching) insidental dan program pemeliharaan jalan berkala menyeluruh.

Baca Juga  Madura Ethnic Carnival 2026: Wujud Kolaborasi Seni, Tradisi, dan Promosi Wisata Kabupaten Sumenep

Sinergi dan Perencanaan Berkelanjutan

Efektivitas penggunaan aspal drum sangat bergantung pada metode pengerjaan, tingkat kerusakan, serta daya dukung anggaran daerah. Penanganan infrastruktur jalan di wilayah Sumenep memerlukan transparansi data teknis agar pemeliharaan jalan berjalan terukur, aman, dan tepat sasaran.

Masyarakat Sumenep berharap Pemprov Jatim dan Pemkab Sumenep terus memperkuat sinergi perencanaan pemeliharaan jalan agar konektivitas di wilayah daratan maupun kepulauan dapat terjamin secara berkelanjutan.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel beritaku.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Jadi ke-81 Jatim, Khofifah dan Wabup KH Imam Hasyim Tinjau Sapa Bansos Terpadu di Slopeng
Dorong IPM Pesisir Madura, Khofifah Salurkan Bantuan Kesehatan dan Ekonomi di Pantai Slopeng Sumenep
Sikat Peredaran Sabu di Saronggi, Satresnarkoba Polresta Sumenep Ringkus Pengedar dan Pembeli
Viral Video Adu Argumen di RS BHC Sumenep, Pihak Keluarga Tuding Ada Kelalaian Medis
Ekonomi Tumbuh 5,84 Persen, Mentan Amran Puji Jawa Timur Sebagai Lumbung Pangan Nomor Satu Indonesia
Cegah Ilegal Logging, Perhutani KPH Madura dan Polsek Kangean Perkuat Sinergi Pengamanan Hutan
Wabup KH. Imam Hasyim Bacakan Nota Keuangan Raperda APBD 2027 Sumenep, Proyeksikan Pendapatan Rp1,89 Triliun
Tundukkan Petinju Filipina di Usia 39 Tahun, Daud Yordan Raih Kemenangan Mutlak dan Bonus Rp1 Miliar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Volume Bantuan Aspal Drum Pemprov Jatim ke Sumenep Disorot, Khofifah Sebut Sesuai Kebutuhan Daerah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Hari Jadi ke-81 Jatim, Khofifah dan Wabup KH Imam Hasyim Tinjau Sapa Bansos Terpadu di Slopeng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Dorong IPM Pesisir Madura, Khofifah Salurkan Bantuan Kesehatan dan Ekonomi di Pantai Slopeng Sumenep

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Sikat Peredaran Sabu di Saronggi, Satresnarkoba Polresta Sumenep Ringkus Pengedar dan Pembeli

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Viral Video Adu Argumen di RS BHC Sumenep, Pihak Keluarga Tuding Ada Kelalaian Medis

Berita Terbaru