Tragedi Berdarah Pademawu Barat: Anak 10 Tahun Tewas, Ibu Kandung Diringkus Satreskrim Polres Pamekasan

- Penulis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Dianiaya Ibu Kandung, Bocah 10 Tahun di Pademawu Pamekasan Meninggal Dunia

Diduga Dianiaya Ibu Kandung, Bocah 10 Tahun di Pademawu Pamekasan Meninggal Dunia

BERITAKU, Pamekasan — Peristiwa tragis menggemparkan warga Dusun Karang Dalem, Desa Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan pada Senin (17/8/2026). Seorang anak perempuan berusia 10 tahun berinisial TD meninggal dunia diduga akibat penganiayaan brutal yang dilakukan oleh ibu kandungnya sendiri yang berusia 31 tahun.

Peristiwa ini bermula sekitar pukul 10.30 WIB ketika nenek korban diminta terduga pelaku untuk membeli makanan bersama dua anak lainnya. Saat sang nenek kembali ke rumah sekitar pukul 11.00 WIB, ia dikejutkan dengan kondisi TD yang sudah tergeletak bersimbah darah di teras depan rumah.

Warga langsung membawa korban ke Puskesmas Pademawu yang kemudian dirujuk ke RSUD Pamekasan. Namun, nyawa bocah tersebut tidak berhasil diselamatkan akibat luka parah yang dialaminya.
Polisi yang menerima laporan warga bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Karena rumah dalam keadaan terkunci dari dalam, petugas bersama warga mendobrak pintu dan mendapati terduga pelaku masih memegang sebilah pisau.

“Rumah dalam keadaan terkunci dari dalam. Warga bersama pihak kepolisian lantas mendobrak pintu dan mendapati terduga pelaku berada di dalam rumah masih memegang sebilah pisau. Pelaku langsung berhasil disergap dan diamankan,” terang Kasi Humas Polres Pamekasan, IPDA Yoni Evan Pratama.

Saat ini terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Pamekasan oleh tim gabungan Polsek Pademawu dan Satreskrim Polres Pamekasan untuk menjalani proses pemeriksaan intensif guna mendalami motif di balik aksi keji tersebut.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel beritaku.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Gelar ‘Jalan Sehat Politik’ Bertabur Hadiah Rp100 Juta
Gandeng Komisi Informasi, DPC PKDI Sumenep Susun Standar Layanan Informasi Publik Desa
GMNI dan BEM Sumenep Gelar Mimbar Rakyat di DPRD: Tolak Perubahan Nomenklatur dan Tuntut KeberpihakaYn Pengelolaan Migas
Jangkau Wilayah Kepulauan, Pemkab Sumenep Integrasikan SIMPUS ke Ekosistem SATUSEHAT
Mobilitas Tinggi dan Pernikahan Dini Jadi Tantangan Berat Penanganan Stunting di Sumenep
Pastikan Akurasi Program Kesehatan Kerja, DKP2KB Sumenep Validasi Data PJ Kesjaor dan UKK Puskesmas
Partisipasi Posyandu Tembus 95 Persen, Angka Stunting di Sumenep Turun Signifikan Menjadi 11,2 Persen
BNNK Sumenep Gandeng Diskominfo Bekali Relawan Antinarkoba Literasi Digital dan Public Speaking

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Gelar ‘Jalan Sehat Politik’ Bertabur Hadiah Rp100 Juta

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Gandeng Komisi Informasi, DPC PKDI Sumenep Susun Standar Layanan Informasi Publik Desa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:57 WIB

GMNI dan BEM Sumenep Gelar Mimbar Rakyat di DPRD: Tolak Perubahan Nomenklatur dan Tuntut KeberpihakaYn Pengelolaan Migas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Jangkau Wilayah Kepulauan, Pemkab Sumenep Integrasikan SIMPUS ke Ekosistem SATUSEHAT

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Mobilitas Tinggi dan Pernikahan Dini Jadi Tantangan Berat Penanganan Stunting di Sumenep

Berita Terbaru