Ditinggal di Atas Kursi Rusak Pinggir Jalan, Bayi Laki-Laki Ditemukan Warga Prenduan Sumenep

Dengar Tangisan Subuh Usai Antar Mertua ke Pasar, Suhartoro Selamatkan Bayi Mungil Berkerudung Biru Dongker.

- Penulis

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Petugas kepolisian Polsek Prenduan bersama aparat terkait saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan bayi laki-laki di atas kursi tua di tepi jalan Dusun Drusah, Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep.

Foto: Petugas kepolisian Polsek Prenduan bersama aparat terkait saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan bayi laki-laki di atas kursi tua di tepi jalan Dusun Drusah, Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep.

BERITAKU, Sumenep – Warga Dusun Drusah, Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, mendadak digemparkan oleh penemuan sesosok bayi laki-laki pada Senin (19/10/2026) subuh sekitar pukul 05.00 WIB. Bayi mungil tersebut ditemukan tergeletak begitu saja di atas sebuah kursi tua yang rusak di pinggir jalan desa.

Peristiwa ini pertama kali terungkap ketika seorang warga setempat bernama Suhartoro melintas di lokasi kejadian. Pria tersebut baru saja selesai mengantarkan ibu mertuanya berjualan ke pasar setempat.

Di tengah suasana pagi yang tenang, Suhartoro mendadak samar-samar mendengar suara tangisan bayi. Merasa curiga dan penasaran, ia memutuskan untuk mencari asal sumber suara tersebut di sekitar tepi jalan.

Baca Juga  Satreskrim Polresta Sumenep Ungkap Dugaan Perkosaan dan Percabulan terhadap Anak, Satu Tersangka Diamankan

Betapa terkejutnya Suhartoro saat mendekati sebuah kursi kayu bekas. Di atas kursi tersebut, ia mendapati bayi mungil berjenis kelamin laki-laki yang hanya diselimuti selembar kain kerudung berwarna biru dongker.

Tanpa membuang waktu, Suhartoro langsung membawa bayi tersebut ke rumahnya untuk diselamatkan dan diberitahukan kepada anak serta istrinya. Ia juga memanggil penolong persalinan tradisional untuk penanganan awal sebelum dilarikan ke Puskesmas Pragaan.

Baca Juga  Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Gapura Sumenep, Keluarga Tolak Autopsi dan Ikhlas

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal di puskesmas, bayi laki-laki tersebut diperkirakan memiliki berat badan sekitar 2.200 gram dengan panjang tubuh kurang lebih 48 sentimeter. Kejadian ini pun langsung dilaporkan ke pihak berwajib.

Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Prenduan AKP Hudi Susilo, S.H. membenarkan adanya laporan penemuan bayi tersebut. Anggota Polsek Prenduan telah diterjunkan ke lokasi untuk olah TKP dan penyisiran awal.

“Personel Polsek Prenduan langsung melakukan langkah-langkah kepolisian, mulai dari menerima laporan, mendatangi dan melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), hingga melaksanakan penyelidikan lebih lanjut,” terang AKP Hudi Susilo.

Guna kepentingan penyelidikan, polisi mengamankan barang bukti berupa kain kerudung berwarna biru dongker bertuliskan merek “elye” yang digunakan untuk membungkus bayi.

Baca Juga  Paris Mencekam! Demo Kenaikan Biaya Hidup Meletus Jadi Kerusuhan Hebat, 1.200 Orang Diangkut Polisi

Hingga saat ini, Polsek Prenduan masih terus melakukan pendalaman intensif untuk melacak identitas orang tua yang nekat menelantarkan buah hatinya. Kepolisian juga mengimbau warga yang memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera melapor demi membantu proses hukum.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel beritaku.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sepekan Misteri Kematian Firman: Manajemen RS BHC dan Kadinkes Sumenep Sama-Sama Ke Luar Kota!
Sentuh Warga Kepulauan Sumenep, Said Abdullah Kucurkan Bantuan Rp23 Juta Bedah Rumah di Raas!
Soroti Kematian Pasien Firman, Zamrud Khan: Status BPJS Tidak Boleh Kurangi Kualitas Layanan Medis RS BHC
Paris Mencekam! Demo Kenaikan Biaya Hidup Meletus Jadi Kerusuhan Hebat, 1.200 Orang Diangkut Polisi
Tak Kapok Masuk Penjara! Residivis Narkoba di Nonggunong Kembali Diciduk Polisi di Jalan Desa
Ribuan Warga Sumenep Memadati JJS Hari Parlemen, Kehadiran Anggota Dewan Justru Dipertanyakan
“Orang Datang Berobat Bukan Untuk Mati!” Zamrud Khan Desak RS BHC Buka Rekam Medis Firman
Terlibat Kasus Sabu 1,75 Gram, Dua Oknum Kades di Sumenep Ditangkap Satresnarkoba Polresta Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Ditinggal di Atas Kursi Rusak Pinggir Jalan, Bayi Laki-Laki Ditemukan Warga Prenduan Sumenep

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Sepekan Misteri Kematian Firman: Manajemen RS BHC dan Kadinkes Sumenep Sama-Sama Ke Luar Kota!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:40 WIB

Sentuh Warga Kepulauan Sumenep, Said Abdullah Kucurkan Bantuan Rp23 Juta Bedah Rumah di Raas!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Soroti Kematian Pasien Firman, Zamrud Khan: Status BPJS Tidak Boleh Kurangi Kualitas Layanan Medis RS BHC

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Paris Mencekam! Demo Kenaikan Biaya Hidup Meletus Jadi Kerusuhan Hebat, 1.200 Orang Diangkut Polisi

Berita Terbaru