Sentuh Warga Kepulauan Sumenep, Said Abdullah Kucurkan Bantuan Rp23 Juta Bedah Rumah di Raas!

Anggota DPR RI Dapil Jatim XI Bedah Rumah Tidak Layak Tinggal di Lima Desa Kepulauan Sumenep demi Tingkatkan Kualitas Hunian.

- Penulis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tim tenaga ahli dan tokoh masyarakat saat penyerahan bantuan dana reses DPR RI dari MH Said Abdullah untuk renovasi Rumah Tidak Layak Tinggal (RTLT) di GOR Desa Brakas, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep.

Foto: Tim tenaga ahli dan tokoh masyarakat saat penyerahan bantuan dana reses DPR RI dari MH Said Abdullah untuk renovasi Rumah Tidak Layak Tinggal (RTLT) di GOR Desa Brakas, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep.

BERITAKU, Sumenep – Kabar gembira menghampiri masyarakat berpenghasilan rendah di kawasan kepulauan Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep. Anggota DPR RI daerah pemilihan (Dapil) XI Jawa Timur, MH Said Abdullah, menyalurkan bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Tinggal (RTLT) yang bersumber dari dana reses.

Program bantuan kemanusiaan ini menyasar masyarakat kurang mampu di lima desa, yakni Karang Nangka, Alas Malang, Jungkat, Brakas, dan Tonduk. Setiap penerima manfaat mengantongi dana sebesar Rp23 juta untuk memperbaiki kondisi hunian mereka.

Penyerahan bantuan secara simbolis dipusatkan di GOR Desa Brakas, Kecamatan Raas, pada Minggu (18/10/2026). Agenda ini dihadiri Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep, H. Ubaid Abdul Hayat, serta tenaga ahli MH Said Abdullah, Slamet Hidayat beserta tim.

Baca Juga  "Orang Datang Berobat Bukan Untuk Mati!" Zamrud Khan Desak RS BHC Buka Rekam Medis Firman

Ketua PKDI Sumenep, Ubaid Abdul Hayat, menegaskan bahwa bantuan ini diprioritaskan bagi keluarga kurang mampu yang sangat membutuhkan tempat tinggal layak. Ia mengimbau penerima untuk memanfaatkan dana tersebut secara optimal.

”Kami berharap, dalam waktu satu bulan, proses rehab rumah sudah rampung semua. Penerima juga harus tetap berkoordinasi dengan kepala desa masing-masing sebagai pengawas,” tegas Ubaid Abdul Hayat.

Apresiasi tinggi disampaikan oleh tokoh masyarakat Desa Tonduk, H. Benny Halim. Menurutnya, kepedulian Said Abdullah melalui alokasi dana reses langsung menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat kepulauan.

”Kami sangat bersyukur dan berterima kasih pada Bapak Said Abdullah. Bantuan dana reses ini akhirnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di Kecamatan Raas,” ucap H. Benny Halim.

Rasa haru dan syukur juga diungkapkan oleh Hamima, salah seorang warga penerima bantuan di Kecamatan Raas. Bantuan ini sangat berarti bagi perbaikan kualitas hidup keluarganya.

”Terima kasih kepada Bapak Said Abdullah atas bantuannya. Semoga beliau selalu diberikan kesehatan dan umur yang panjang,” tutur Hamima.

Sebelumnya, Said Abdullah juga telah menyalurkan program serupa bagi warga di 19 dusun di Kecamatan Talango, Sumenep. Kelompok penerimanya mendominasi desil 1–3, yakni kategori masyarakat sangat miskin hingga hampir miskin.

Baca Juga  Pimpin Sertijab di Lapangan Tri Brata, Kombes Pol Ariek Tekankan Pelayanan Humanis bagi Warga Sumenep

Langkah ini diambil menyikapi data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat persentase rumah layak huni di Madura baru mencapai 71 persen, masih di bawah rata-rata Jawa Timur sebesar 80 persen. Program ini diharapkan dapat memangkas angka 29 persen rumah tidak layak di Madura.

Baca Juga  Resmi Beroperasi! RSUD dr. H. Moh. Anwar Lengkapi Fasilitas Diagnostik CT Scan 64 Slice
Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel beritaku.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soroti Kematian Pasien Firman, Zamrud Khan: Status BPJS Tidak Boleh Kurangi Kualitas Layanan Medis RS BHC
Paris Mencekam! Demo Kenaikan Biaya Hidup Meletus Jadi Kerusuhan Hebat, 1.200 Orang Diangkut Polisi
Tak Kapok Masuk Penjara! Residivis Narkoba di Nonggunong Kembali Diciduk Polisi di Jalan Desa
Ribuan Warga Sumenep Memadati JJS Hari Parlemen, Kehadiran Anggota Dewan Justru Dipertanyakan
“Orang Datang Berobat Bukan Untuk Mati!” Zamrud Khan Desak RS BHC Buka Rekam Medis Firman
Terlibat Kasus Sabu 1,75 Gram, Dua Oknum Kades di Sumenep Ditangkap Satresnarkoba Polresta Sumenep
Dinkes P2KB Sumenep Buka Suara Soal Kasus RS BHC: Kami Lakukan Monitoring Seluruh Faskes
Tanggapi Kematian Pasien Lenteng Timur, Oknum Pegawai RS BHC Sebut “Sudah Nyampek Ajalnya”

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:40 WIB

Sentuh Warga Kepulauan Sumenep, Said Abdullah Kucurkan Bantuan Rp23 Juta Bedah Rumah di Raas!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Soroti Kematian Pasien Firman, Zamrud Khan: Status BPJS Tidak Boleh Kurangi Kualitas Layanan Medis RS BHC

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Paris Mencekam! Demo Kenaikan Biaya Hidup Meletus Jadi Kerusuhan Hebat, 1.200 Orang Diangkut Polisi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Tak Kapok Masuk Penjara! Residivis Narkoba di Nonggunong Kembali Diciduk Polisi di Jalan Desa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Ribuan Warga Sumenep Memadati JJS Hari Parlemen, Kehadiran Anggota Dewan Justru Dipertanyakan

Berita Terbaru