BERITAKU, Sumenep — Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madura melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kangean Barat, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Arjasa, memperkuat sinergi dengan jajaran Polsek Kangean guna mengamankan kawasan hutan di wilayah Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, Selasa (13/10/2026).
Langkah strategis ini diambil melalui pertemuan koordinasi guna mempererat komunikasi antarlembaga dalam mencegah berbagai bentuk Gangguan Keamanan Hutan (Guthut), seperti pembalakan liar (illegal logging), kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga alih fungsi kawasan hutan secara ilegal.
Administratur Perhutani KPH Madura, melalui Asisten Perhutani (Asper) BKPH Kangean Barat, Sarihol, menyampaikan bahwa kerja sama dengan pihak kepolisian merupakan kunci utama dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di wilayah kepulauan.
“Sinergi dengan Polsek Kangean sangat penting untuk memperkuat pengamanan hutan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan, serta membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat demi menjaga kelestarian hutan secara berkelanjutan,” ujar Sarihol.
Selain memperketat patroli pengamanan, Perhutani dan Polsek Kangean juga menyepakati pentingnya pendekatan edukatif serta pelibatan warga sekitar kawasan hutan (masyarakat pangkuan hutan).
Kapolsek Kangean, AKP Maliyanto Effendi, menegaskan komitmen jajarannya untuk mendukung penuh langkah preventif Perhutani demi menjaga kondusivitas keamanan wilayah.
“Kami siap mendukung upaya Perhutani dalam menjaga keamanan dan kelestarian hutan. Koordinasi seperti ini penting untuk menyamakan langkah dan memperkuat upaya pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan di wilayah,” tegas AKP Maliyanto Effendi.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Perhutani Madura dan Polsek Kangean optimistis dapat menciptakan ekosistem hutan kepulauan yang aman, lestari, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.













Komentar