Tragedi Praktik Renang , Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Tenggelam di Sungai Nangka

- Penulis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polsek Ambunten Selidiki Insiden Meninggalnya Siswa SMAN 1 Ambunten Saat Praktik Renang

Polsek Ambunten Selidiki Insiden Meninggalnya Siswa SMAN 1 Ambunten Saat Praktik Renang

BERITAKU, Sumenep — Duka mendalam menyelimuti dunia pendidikan di Kabupaten Sumenep. Seorang siswa kelas X.2 SMAN 1 Ambunten berinisial S (16) meninggal dunia akibat tenggelam saat mengikuti kegiatan praktik pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di Sungai Nangka, Dusun Pasar Baru, Desa Ambunten Timur, Jumat (2/10/2026).

Insiden naas tersebut terjadi sekitar pukul 10.15 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban bersama rekan sekelasnya mendatangi lokasi di bawah pendampingan guru PJOK, Nur Kholis, S.Pd., untuk melaksanakan materi praktik renang.

Petaka bermula beberapa menit setelah korban dan sejumlah siswa berenang di sungai. Korban mendadak tak muncul kembali ke permukaan. Menyadari hal tersebut, guru pengajar beserta warga lokal bergegas melakukan pencarian di aliran sungai.

Korban akhirnya ditemukan oleh warga tersangkut di dasar sungai pada kedalaman sekitar 2,5 meter. Petugas dan warga langsung mengevakuasi korban ke tepi sungai untuk pertolongan awal, sebelum dilarikan menggunakan ambulans menuju Puskesmas Ambunten.

Tim medis Puskesmas Ambunten sempat melakukan upaya Resusitasi Jantung Paru (RJP). Namun, takdir berkata lain, nyawa remaja berusia 16 tahun tersebut tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Mendapat laporan insiden tersebut, aparat kepolisian dari Polsek Ambunten bersama anggota Koramil Ambunten langsung mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta menggali keterangan dari para saksi guna penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Ambunten, Iptu Edi Sumarno, S.H., memimpin langsung olah TKP di lokasi kejadian.

“Kami sudah mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, serta mengumpulkan keterangan dari pihak-pihak terkait untuk memetakan kronologi pasti musibah ini,” terang Iptu Edi Sumarno.

Secara terpisah, pihak Polresta Sumenep menyampaikan rasa duka cita mendalam kepada keluarga korban. Kepolisian juga mengimbau keras seluruh instansi sekolah agar memperketat standar keselamatan dan pengawasan ekstra ketat saat menggelar kegiatan luar ruangan, terutama yang berisiko tinggi di wilayah perairan.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel beritaku.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Gelar ‘Jalan Sehat Politik’ Bertabur Hadiah Rp100 Juta
Gandeng Komisi Informasi, DPC PKDI Sumenep Susun Standar Layanan Informasi Publik Desa
GMNI dan BEM Sumenep Gelar Mimbar Rakyat di DPRD: Tolak Perubahan Nomenklatur dan Tuntut KeberpihakaYn Pengelolaan Migas
Jangkau Wilayah Kepulauan, Pemkab Sumenep Integrasikan SIMPUS ke Ekosistem SATUSEHAT
Mobilitas Tinggi dan Pernikahan Dini Jadi Tantangan Berat Penanganan Stunting di Sumenep
Pastikan Akurasi Program Kesehatan Kerja, DKP2KB Sumenep Validasi Data PJ Kesjaor dan UKK Puskesmas
Partisipasi Posyandu Tembus 95 Persen, Angka Stunting di Sumenep Turun Signifikan Menjadi 11,2 Persen
BNNK Sumenep Gandeng Diskominfo Bekali Relawan Antinarkoba Literasi Digital dan Public Speaking

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Gelar ‘Jalan Sehat Politik’ Bertabur Hadiah Rp100 Juta

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Gandeng Komisi Informasi, DPC PKDI Sumenep Susun Standar Layanan Informasi Publik Desa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:57 WIB

GMNI dan BEM Sumenep Gelar Mimbar Rakyat di DPRD: Tolak Perubahan Nomenklatur dan Tuntut KeberpihakaYn Pengelolaan Migas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Jangkau Wilayah Kepulauan, Pemkab Sumenep Integrasikan SIMPUS ke Ekosistem SATUSEHAT

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Mobilitas Tinggi dan Pernikahan Dini Jadi Tantangan Berat Penanganan Stunting di Sumenep

Berita Terbaru