Mentan Amran Bongkar Praktik Beras Fortifikasi Palsu, Harga Melambung Kandungan Tak Sesuai

- Penulis

Kamis, 17 September 2026 - 19:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sidak Beras Fortifikasi Tak Sesuai Klaim, Kementan Buka Daftar 25 Merek yang Dijual Selangit

Sidak Beras Fortifikasi Tak Sesuai Klaim, Kementan Buka Daftar 25 Merek yang Dijual Selangit

BERITAKU, Jakarta — Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, membeberkan hasil temuan mengejutkan terkait peredaran beras fortifikasi di pasaran. Berdasarkan pemeriksaan pemerintah, ditemukan puluhan merek beras yang kandungan gizinya tidak sesuai dengan klaim pada label kemasan.

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan konsumen karena dijual dengan harga yang sangat tinggi di luar batas kewajaran. Mentan Amran mencontohkan salah satu merek berinisial WFO yang dibanderol hingga Rp57.600 per kilogram (kg), padahal harga wajarnya berada di kisaran Rp13.500 per kg.

“Kami menemukan produk beras yang beredar tidak sesuai dengan klaim fortifikasi yang tertera pada label. Ini mengelabui masyarakat dan harganya melambung sangat tinggi,” tegas Amran saat mengekspos temuan tersebut di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Daftar 25 Merek Beras yang Disebut Mentan:

Idola Fortifikasi

Idola High Quality Whole Grain Rice

Idola Long Grain Rice

Ikan Mas Cupang

AAA Wijaya Kusuma

Cantik Manis

Penari Bangkok

Topi Koki Short Grain

Topi Koki Setra Royale

Topi Koki Long Grain Crystal

HOK-1 Gohan

Maknyuss Pulen Gizi

Anak Raja Fortifikasi

Anak Raja Nusantara

Top Anak Raja

PMS Induk Ayam

Sumo

Rasvit

FS Nutri Rice

Pelikan

Rice Rojolele

Super Kepala Beras Premium 111

111 Golden Number

Putri Koki

Wellfarm Beras Diabet

Pemerintah menegaskan akan menindak tegas produsen dan distributor yang terbukti melakukan pelanggaran label serta memainkan harga beras fortifikasi demi melindungi hak-hak konsumen dan menjaga stabilitas pangan nasional.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel beritaku.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Gelar ‘Jalan Sehat Politik’ Bertabur Hadiah Rp100 Juta
Gandeng Komisi Informasi, DPC PKDI Sumenep Susun Standar Layanan Informasi Publik Desa
GMNI dan BEM Sumenep Gelar Mimbar Rakyat di DPRD: Tolak Perubahan Nomenklatur dan Tuntut KeberpihakaYn Pengelolaan Migas
Jangkau Wilayah Kepulauan, Pemkab Sumenep Integrasikan SIMPUS ke Ekosistem SATUSEHAT
Mobilitas Tinggi dan Pernikahan Dini Jadi Tantangan Berat Penanganan Stunting di Sumenep
Pastikan Akurasi Program Kesehatan Kerja, DKP2KB Sumenep Validasi Data PJ Kesjaor dan UKK Puskesmas
Partisipasi Posyandu Tembus 95 Persen, Angka Stunting di Sumenep Turun Signifikan Menjadi 11,2 Persen
BNNK Sumenep Gandeng Diskominfo Bekali Relawan Antinarkoba Literasi Digital dan Public Speaking

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Gelar ‘Jalan Sehat Politik’ Bertabur Hadiah Rp100 Juta

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Gandeng Komisi Informasi, DPC PKDI Sumenep Susun Standar Layanan Informasi Publik Desa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:57 WIB

GMNI dan BEM Sumenep Gelar Mimbar Rakyat di DPRD: Tolak Perubahan Nomenklatur dan Tuntut KeberpihakaYn Pengelolaan Migas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Jangkau Wilayah Kepulauan, Pemkab Sumenep Integrasikan SIMPUS ke Ekosistem SATUSEHAT

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Mobilitas Tinggi dan Pernikahan Dini Jadi Tantangan Berat Penanganan Stunting di Sumenep

Berita Terbaru