Satu per Satu Digulung Polisi! Tiga Pria di Bluto Sumenep Ditangkap Usai ‘Bernyanyi’ Soal Pasokan Sabu

- Penulis

Rabu, 16 September 2026 - 00:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Komitmen Sapu Bersih Narkoba, Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan 3 Tersangka Sabu di Desa Masaran

Komitmen Sapu Bersih Narkoba, Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan 3 Tersangka Sabu di Desa Masaran

BERITAKU, Sumenep — Satresnarkoba Polresta Sumenep berhasil membongkar rantai peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. Dalam operasi penggerebekan beruntun pada Selasa (15/9/2026), petugas menciduk tiga orang tersangka yang saling terhubung dalam jaringan ini.

Pengungkapan bermula sekitar pukul 14.00 WIB saat tim penyidik menggerebek kediaman tersangka pertama berinisial OR (39) di Desa Masaran, Kecamatan Bluto. Dari penggeledahan di lokasi, polisi menemukan paket sabu seberat 0,62 gram yang disembunyikan di saku celananya.

Saat diinterogasi, OR bernyanyi bahwa barang haram tersebut dibeli dari seorang pria berinisial MY (51). Tanpa buang waktu, polisi bergerak melakukan pengejaran dan sukses menciduk MY sekitar pukul 16.00 WIB di kawasan Bluto beserta barang bukti uang tunai Rp247.000, alat pengambil sabu, dan telepon seluler.

Tak berhenti di situ, pengembangan berlanjut hingga pukul 17.00 WIB. Petugas kembali memburu jaringan ini dan mengamankan tersangka ketiga berinisial FA (26) di Kecamatan Bluto. Dari tangan FA, disita seperangkat alat isap (bong), pipet kaca, serta ponsel sebagai barang bukti pendukung.

Kasat Resnarkoba Polresta Sumenep, Kompol Mohammad Sjaiful, S.H., M.H., menegaskan ketiga tersangka kini dijebloskan ke sel tahanan Mapolresta Sumenep untuk proses hukum lebih lanjut.

“Kami bergerak secara maraton dari keterangan pelaku awal hingga berhasil menggulung tiga orang dalam rantai peredaran ini. Penyidik terus mendalami asal-usul barang untuk menumpas jaringan ini sampai ke akarnya,” tegas Kompol Mohammad Sjaiful.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus aktif memberikan informasi demi memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah Sumenep.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel beritaku.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Gelar ‘Jalan Sehat Politik’ Bertabur Hadiah Rp100 Juta
Gandeng Komisi Informasi, DPC PKDI Sumenep Susun Standar Layanan Informasi Publik Desa
GMNI dan BEM Sumenep Gelar Mimbar Rakyat di DPRD: Tolak Perubahan Nomenklatur dan Tuntut KeberpihakaYn Pengelolaan Migas
Jangkau Wilayah Kepulauan, Pemkab Sumenep Integrasikan SIMPUS ke Ekosistem SATUSEHAT
Mobilitas Tinggi dan Pernikahan Dini Jadi Tantangan Berat Penanganan Stunting di Sumenep
Pastikan Akurasi Program Kesehatan Kerja, DKP2KB Sumenep Validasi Data PJ Kesjaor dan UKK Puskesmas
Partisipasi Posyandu Tembus 95 Persen, Angka Stunting di Sumenep Turun Signifikan Menjadi 11,2 Persen
BNNK Sumenep Gandeng Diskominfo Bekali Relawan Antinarkoba Literasi Digital dan Public Speaking

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Gelar ‘Jalan Sehat Politik’ Bertabur Hadiah Rp100 Juta

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Gandeng Komisi Informasi, DPC PKDI Sumenep Susun Standar Layanan Informasi Publik Desa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:57 WIB

GMNI dan BEM Sumenep Gelar Mimbar Rakyat di DPRD: Tolak Perubahan Nomenklatur dan Tuntut KeberpihakaYn Pengelolaan Migas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Jangkau Wilayah Kepulauan, Pemkab Sumenep Integrasikan SIMPUS ke Ekosistem SATUSEHAT

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Mobilitas Tinggi dan Pernikahan Dini Jadi Tantangan Berat Penanganan Stunting di Sumenep

Berita Terbaru