Perkuat Daya Saing UMKM Sumenep, UMSURA Gelar FGD Quadruple Helix Dorong Ekosistem Smart Digital

- Penulis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gandeng BRIN dan LPDP, UMSURA Dorong Digitalisasi UMKM Sumenep Lewat Model Quadruple Helix

Gandeng BRIN dan LPDP, UMSURA Dorong Digitalisasi UMKM Sumenep Lewat Model Quadruple Helix

BERITAKU, Sumenep — Tim Peneliti Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Kolaborasi Quadruple Helix dan Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Penguatan Daya Saing UMKM Madura”. Forum ini mempertemukan akademisi, pemerintah daerah, legislatif, dan pelaku usaha guna merumuskan strategi penguatan ekonomi berbasis digital.

Riset awal terhadap 200 pelaku UMKM di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, menunjukkan bahwa meski adopsi teknologi dasar seperti media sosial dan pembayaran QRIS telah berjalan, pemanfaatannya untuk optimalisasi bisnis masih tergolong rendah.

Dalam sudut pandang akademisi, Dr. Dina Novita, S.E., M.M. dan Alfin Arifin mengidentifikasi adanya capability gap pada pemasaran konten, pengelolaan toko digital, hingga pembukuan keuangan. UMSURA berkomitmen menghadirkan pendampingan berkelanjutan serta merancang platform Smart Digital berbasis kearifan lokal.

Dari sisi pemerintah daerah, Kepala DKUPP Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli, menyambut baik sinergi riset terapan ini untuk melengkapi upaya perluasan legalitas dan ekosistem digital.

“Sinergi dengan akademisi dan pemanfaatan riset terapan sangat krusial agar program pelatihan pemerintah tidak berhenti sebatas seremonial, melainkan mampu mengonversi adopsi teknologi menjadi peningkatan omzet riil dan daya saing daerah,” tegas Moh. Ramli.

DPRD Kabupaten Sumenep yang diwakili oleh Ahmad Juhairi dan Hairul Anwar turut menegaskan komitmen legislatif dalam mengawal regulasi—termasuk pengawasan Perda Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Pasar Rakyat—serta memastikan alokasi anggaran yang berpihak pada proteksi UMKM kelompok rentan.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel beritaku.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Gelar ‘Jalan Sehat Politik’ Bertabur Hadiah Rp100 Juta
Gandeng Komisi Informasi, DPC PKDI Sumenep Susun Standar Layanan Informasi Publik Desa
GMNI dan BEM Sumenep Gelar Mimbar Rakyat di DPRD: Tolak Perubahan Nomenklatur dan Tuntut KeberpihakaYn Pengelolaan Migas
Jangkau Wilayah Kepulauan, Pemkab Sumenep Integrasikan SIMPUS ke Ekosistem SATUSEHAT
Mobilitas Tinggi dan Pernikahan Dini Jadi Tantangan Berat Penanganan Stunting di Sumenep
Pastikan Akurasi Program Kesehatan Kerja, DKP2KB Sumenep Validasi Data PJ Kesjaor dan UKK Puskesmas
Partisipasi Posyandu Tembus 95 Persen, Angka Stunting di Sumenep Turun Signifikan Menjadi 11,2 Persen
BNNK Sumenep Gandeng Diskominfo Bekali Relawan Antinarkoba Literasi Digital dan Public Speaking

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Gelar ‘Jalan Sehat Politik’ Bertabur Hadiah Rp100 Juta

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Gandeng Komisi Informasi, DPC PKDI Sumenep Susun Standar Layanan Informasi Publik Desa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:57 WIB

GMNI dan BEM Sumenep Gelar Mimbar Rakyat di DPRD: Tolak Perubahan Nomenklatur dan Tuntut KeberpihakaYn Pengelolaan Migas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Jangkau Wilayah Kepulauan, Pemkab Sumenep Integrasikan SIMPUS ke Ekosistem SATUSEHAT

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Mobilitas Tinggi dan Pernikahan Dini Jadi Tantangan Berat Penanganan Stunting di Sumenep

Berita Terbaru