Bencana Himalaya: Banjir Bandang di Nepal Telan 95 Jiwa, Belasan Ribu Warga Dievakuasi

- Penulis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbatan Longsor Pasca-Gempa Picu Banjir Bandang di Trishuli Nepal, Korban Jiwa Tembus 95 Orang

Sumbatan Longsor Pasca-Gempa Picu Banjir Bandang di Trishuli Nepal, Korban Jiwa Tembus 95 Orang

BERITAKU, Trishuli — Bencana banjir bandang hebat menerjang kawasan Trishuli, Distrik Nuwakot, Nepal, pada Rabu (26/8/2026). Peristiwa memprihatinkan ini menyapu pemukiman warga dan menyebabkan sejumlah rumah tertimbun endapan lumpur pekat.

Dikutip dari Reuters, sedikitnya 95 orang dinyatakan tewas dalam insiden tersebut. Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa jumlah korban jiwa diperkirakan masih akan terus bertambah seiring berlangsungnya proses pencarian dan evakuasi di lokasi kejadian.

Bencana alam ini diduga kuat dipicu oleh guncangan gempa bumi yang memicu tanah longsor di wilayah pegunungan. Material longsoran tersebut kemudian menyumbat alur Sungai Bhote Koshi, hingga memicu luapan air dahsyat di sepanjang perbatasan pegunungan Himalaya yang menghubungkan Nepal dan Tibet, China.

Dampak luapan air yang meluas memaksa otoritas di wilayah perbatasan Bihar mengambil tindakan darurat. Pihak berwenang telah mengevakuasi sekitar 5.000 warga dari enam distrik terdampak, serta menargetkan evakuasi total hingga 10.000 hingga 12.000 orang ke lokasi yang lebih aman.

Hingga saat ini, tim penyelamat gabungan terus berupaya menembus titik-titik terisolasi guna mencari korban hilang dan menyalurkan bantuan logistik darurat bagi para pengungsi.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel beritaku.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Gelar ‘Jalan Sehat Politik’ Bertabur Hadiah Rp100 Juta
Gandeng Komisi Informasi, DPC PKDI Sumenep Susun Standar Layanan Informasi Publik Desa
GMNI dan BEM Sumenep Gelar Mimbar Rakyat di DPRD: Tolak Perubahan Nomenklatur dan Tuntut KeberpihakaYn Pengelolaan Migas
Jangkau Wilayah Kepulauan, Pemkab Sumenep Integrasikan SIMPUS ke Ekosistem SATUSEHAT
Mobilitas Tinggi dan Pernikahan Dini Jadi Tantangan Berat Penanganan Stunting di Sumenep
Pastikan Akurasi Program Kesehatan Kerja, DKP2KB Sumenep Validasi Data PJ Kesjaor dan UKK Puskesmas
Partisipasi Posyandu Tembus 95 Persen, Angka Stunting di Sumenep Turun Signifikan Menjadi 11,2 Persen
BNNK Sumenep Gandeng Diskominfo Bekali Relawan Antinarkoba Literasi Digital dan Public Speaking

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Gelar ‘Jalan Sehat Politik’ Bertabur Hadiah Rp100 Juta

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Gandeng Komisi Informasi, DPC PKDI Sumenep Susun Standar Layanan Informasi Publik Desa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:57 WIB

GMNI dan BEM Sumenep Gelar Mimbar Rakyat di DPRD: Tolak Perubahan Nomenklatur dan Tuntut KeberpihakaYn Pengelolaan Migas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Jangkau Wilayah Kepulauan, Pemkab Sumenep Integrasikan SIMPUS ke Ekosistem SATUSEHAT

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Mobilitas Tinggi dan Pernikahan Dini Jadi Tantangan Berat Penanganan Stunting di Sumenep

Berita Terbaru