Edukasi Soal Sengketa Tanah, LBH Achmad Madani Putra Gelar Penyuluhan Hukum di Desa Kebunan

- Penulis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Cegah Konflik Lahan, LBH Achmad Madani Putra Beri Penyuluhan Hukum Pertanahan di Balai Desa Kebunan

Cegah Konflik Lahan, LBH Achmad Madani Putra Beri Penyuluhan Hukum Pertanahan di Balai Desa Kebunan

BERITAKU, Sumenep — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Achmad Madani Putra dan Rekan-Rekan menggelar kegiatan Penyuluhan Hukum di Balai Desa Kebunan, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Rabu (26/8/2026).

Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut mengusung tema “Meningkatkan Kesadaran Hukum Masyarakat Dalam Mencegah Dan Menyelesaikan Sengketa Tanah”. Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan Pemerintah Desa Kebunan serta melibatkan Tokoh Masyarakat dan warga Desa kebunan.

Ketua LBH Achmad Madani Putra, Kamarullah, menegaskan pentingnya edukasi ini bagi warga setempat agar terhindar dari konflik pertanahan yang sering terjadi di pemukiman.

“Kami memberikan pemahaman kepada warga Desa Kebunan yang hadir di balai desa agar masyarakat benar-benar paham hukum, khususnya dalam mencegah dan menyelesaikan persoalan sengketa tanah secara tepat dan sesuai aturan yang berlaku,” ujar Kamarullah.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Desa Kebunan makin melek hukum, memiliki kepastian atas hak atas tanah, serta mampu menyelesaikan berbagai potensi konflik lahan melalui jalur persengketaan yang legal dan damai.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel beritaku.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Gelar ‘Jalan Sehat Politik’ Bertabur Hadiah Rp100 Juta
Gandeng Komisi Informasi, DPC PKDI Sumenep Susun Standar Layanan Informasi Publik Desa
GMNI dan BEM Sumenep Gelar Mimbar Rakyat di DPRD: Tolak Perubahan Nomenklatur dan Tuntut KeberpihakaYn Pengelolaan Migas
Jangkau Wilayah Kepulauan, Pemkab Sumenep Integrasikan SIMPUS ke Ekosistem SATUSEHAT
Mobilitas Tinggi dan Pernikahan Dini Jadi Tantangan Berat Penanganan Stunting di Sumenep
Pastikan Akurasi Program Kesehatan Kerja, DKP2KB Sumenep Validasi Data PJ Kesjaor dan UKK Puskesmas
Partisipasi Posyandu Tembus 95 Persen, Angka Stunting di Sumenep Turun Signifikan Menjadi 11,2 Persen
BNNK Sumenep Gandeng Diskominfo Bekali Relawan Antinarkoba Literasi Digital dan Public Speaking

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Gelar ‘Jalan Sehat Politik’ Bertabur Hadiah Rp100 Juta

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Gandeng Komisi Informasi, DPC PKDI Sumenep Susun Standar Layanan Informasi Publik Desa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:57 WIB

GMNI dan BEM Sumenep Gelar Mimbar Rakyat di DPRD: Tolak Perubahan Nomenklatur dan Tuntut KeberpihakaYn Pengelolaan Migas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Jangkau Wilayah Kepulauan, Pemkab Sumenep Integrasikan SIMPUS ke Ekosistem SATUSEHAT

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Mobilitas Tinggi dan Pernikahan Dini Jadi Tantangan Berat Penanganan Stunting di Sumenep

Berita Terbaru