Kawal Tata Kelola Pemerintahan Bersih, Naghfir’s Institute Bentuk GMPK Kabupaten Sumenep

- Penulis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gandeng Jejaring Bibit Samad Rianto, Naghfir’s Institute Perkuat GMPK Sumenep

Gandeng Jejaring Bibit Samad Rianto, Naghfir’s Institute Perkuat GMPK Sumenep

BERITAKU, Sumenep — Komitmen memperkuat gerakan pemberantasan korupsi di tingkat daerah terus digaungkan oleh Naghfir’s Institute. Lembaga ini menegaskan tekadnya untuk menjadikan Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Kabupaten Sumenep sebagai kekuatan masyarakat sipil yang aktif mengawal transparansi, akuntabilitas, serta tata kelola pemerintahan yang bersih.

Kehadiran GMPK di Sumenep membawa nilai historis tersendiri. Organisasi ini berafiliasi dengan gerakan antikorupsi nasional yang dipelopori oleh Bibit Samad Rianto, tokoh legendaris dalam momentum bersejarah “Cicak versus Buaya”.

Direktur Naghfir’s Institute, Dr. Naghfir, menegaskan bahwa penyiapan dan penguatan GMPK Sumenep dirancang sebagai gerakan moral yang independen demi membela kepentingan rakyat.

“Kami ingin GMPK Sumenep menjadi rumah besar bagi masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pemberantasan korupsi. Gerakan ini harus menjadi energi kolektif untuk menjaga integritas dan mengawal kepentingan publik,” ujar Dr. Naghfir, Jumat (31/7/2026).

Dalam struktur organisasi, aktivis asal Malang, Imam Bukhori, resmi dipercaya untuk memimpin GMPK Kabupaten Sumenep. Ia diharapkan mampu mengonsolidasikan berbagai elemen masyarakat sipil untuk memperketat pengawasan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

Dr. Naghfir optimistis keberanian masyarakat dalam melakukan pengawasan akan mempersempit ruang gerak praktik korupsi. Ia pun mengajak akademisi, pemuda, hingga tokoh masyarakat di Sumenep untuk bersatu padu membangun budaya kejujuran dan transparansi di daerah.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel beritaku.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Gelar ‘Jalan Sehat Politik’ Bertabur Hadiah Rp100 Juta
Gandeng Komisi Informasi, DPC PKDI Sumenep Susun Standar Layanan Informasi Publik Desa
GMNI dan BEM Sumenep Gelar Mimbar Rakyat di DPRD: Tolak Perubahan Nomenklatur dan Tuntut KeberpihakaYn Pengelolaan Migas
Jangkau Wilayah Kepulauan, Pemkab Sumenep Integrasikan SIMPUS ke Ekosistem SATUSEHAT
Mobilitas Tinggi dan Pernikahan Dini Jadi Tantangan Berat Penanganan Stunting di Sumenep
Pastikan Akurasi Program Kesehatan Kerja, DKP2KB Sumenep Validasi Data PJ Kesjaor dan UKK Puskesmas
Partisipasi Posyandu Tembus 95 Persen, Angka Stunting di Sumenep Turun Signifikan Menjadi 11,2 Persen
BNNK Sumenep Gandeng Diskominfo Bekali Relawan Antinarkoba Literasi Digital dan Public Speaking

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Gelar ‘Jalan Sehat Politik’ Bertabur Hadiah Rp100 Juta

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Gandeng Komisi Informasi, DPC PKDI Sumenep Susun Standar Layanan Informasi Publik Desa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:57 WIB

GMNI dan BEM Sumenep Gelar Mimbar Rakyat di DPRD: Tolak Perubahan Nomenklatur dan Tuntut KeberpihakaYn Pengelolaan Migas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Jangkau Wilayah Kepulauan, Pemkab Sumenep Integrasikan SIMPUS ke Ekosistem SATUSEHAT

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Mobilitas Tinggi dan Pernikahan Dini Jadi Tantangan Berat Penanganan Stunting di Sumenep

Berita Terbaru